FATAWA PUASA IBNU BAAZ (22): MEMANDANG WANITA BUKAN MAHRAM MEMBATALKAN PUASA?


Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baaz ditanya tentang seseorang yang sedang berpuasa dengan sengaja memandang wanita ajnabiyah (bukan mahrom) dikarenakan kecantikannya, pakainnya, atau tubuhnya. Apakah perbuatan tersebut membatalkan puasa atau tidak?

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baaz menjawab, “Diharamkan atasnya memandang kepada wanita (yang bukan mahrom). Apabila pandangan tersebut disertai syahwat maka keharamannya bertambah dahsyat, (hal ini) berdasarkan firman Allah Ta’ala,

{قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ}

“Katakanlah kepada kaum mukminin agar menundukkan pandangan mereka dan menjaga kemaluan-kemaluan mereka.” (QS. An-Nuur: 30)

Dan juga karena mengumbar pandangan merupakan sebab terjadinya perbuatan keji. Maka yang wajib adalah menundukkan pandangan dan terus waspada terhadap sebab-sebab fitnah. Akan tetapi tidak perlu membatalkan puasanya jika tidak sampai mengeluarkan mani. Adapun jika sampai mengeluarkan mani maka puasanya batal dan wajib atasnya mengganti jika puasanya merupakan puasa wajib.

MAJMU’ FATAWA IBNU BAAZ 15/269

2 thoughts on “FATAWA PUASA IBNU BAAZ (22): MEMANDANG WANITA BUKAN MAHRAM MEMBATALKAN PUASA?

  1. Assalamualaikum…. saya mau bertanya . Pada madzhab safi’i dan hanafi klo dsaat puasa d bulan ramadhan melihat film porno atw crita sx sampai keluar air madzi d Mani. Mka puasanya tidak btal. Padahal kebanyakn org Indonesia mengikuti madzhab safi’i. apakah itu hrus dtinggalkan atw do ikuti. At puasanya ttep batal

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s