Fatawa Puasa Bin Baaz (16): Hukum Menjimak Isteri Yang Sedang Puasa Qadha’ (Mengganti Puasa Ramadhan)


div_waterdrop

Pertanyaan dari Mesir: Ada seseorang baru pulang dari safar yang panjang, dan dia mendapati isterinya sedang berpuasa qadha’. Akan tetapi lelaki tersebut tidak mampu mengekang hawa nafsunya, sehingga dia pun melakukan hubungan dengan isterinya tanpa keridhaan isterinya tersebut. Denda apakah yang didapat oleh keduanya? Berilah kami fatwa semoga Allah membalas anda dengan sebaik-baik balasan.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz menjawab: Wajib bagi si suami bertaubat kepada Allah Subhanahu, yaitu dengan menyesali apa yang telah dia perbuat dan bertekad untuk tidak mengulangi perbuatan itu dalam rangka mengagungkan Allah Subhanahu, dan (dalam rangka) mewaspadai ancaman-Nya.

Adapun wanita tersebut, apabila karena terpaksa maka tidak ada denda apa pun atasnya dan puasanya sah. Sedangkan jika ada unsur bermudah-mudahan (melakukan hal tersebut) bersamanya, maka wajib baginya mengqadha’ hari tersebut dan bertaubat. Namun tidak ada kaffaroh atasnya. Wallahu waliyyu at-taufiq

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s