Sudahkah Hari Ini Anda Shalat Dhuha ? (bag:1)


بسم الله الرحمن الرحيم

Shalat Dhuha, siapa yang tak pernah mendengarnya? Tetapi siapa pula yang tak pernah terluput darinya?

Shalat dua raka’at di waktu Dhuha, ya itulah Shalat Dhuha.. Jika dilihat dari bilangan raka’atnya seakan mudah tuk melaksanakannya.. jika dilihat dari waktunya seakan mudah mengamalkannya.. Tetapi sudahkah hari ini anda melakukannya?

Saudaraku.. Ketahuilah bahwa Shalat Dhuha memiliki kedudukan yang sangat tinggi di dalam Islam. Oleh karena itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam mewanti-wanti para shahabatnya agar jangan sampai pernah terluput dari Shalat Dhuha. Abu Hurairah menuturkan,

أوصاني خليلي رسول الله بثلاث: صيام ثلاثة أيام من كل شهر، وركعتي الضحى، وأن أوتر قبل أن أنام

 “Kekasihku Rasulullah telah memberikan wasiat kepadaku dengan tiga perkara: berpuasa tiga hari di setiap bulan, dua raka’at Dhuha, dan agar aku melakukan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Abu Darda’ juga berkata, “Kekasihku Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah memberikan wasiat kepadaku dengan tiga perkara yang aku tidak akan pernah meninggalkannya selama aku hidup, yaitu puasa tiga hari di setiap bulan, shalat Dhuha, dan agar aku tidak tidur melainkan telah shalat witir.” (HR. Muslim no.722)

Begitu agungnya wasiat tersebut, dan begitu ambisiusnya para Shahabat mengaplikasikan wasiat tersebut… Lalu bagaimana dengan saya, anda, dan kita semua? Sudahkah anda shalat dhuha hari ini? Jika belum maka jangan sampai esok hari kita terjerembab kepada lubang yang sama. Karena itu bukan sifat seorang muslim.

“Aku tidak akan pernah meninggalkannya selama aku hidup” Sebuah tekad yang harus direnungi. Semangat yang harus ditauladani, dan keutamaan yang tak tertandingi oleh umat-umat setelahnya. Dari sini engkau tahu mengapa para shahabat bisa menjadi manusia terbaik setelah para Nabi dan Rasul.

Keutamaan Shalat Dhuha

Saudaraku, Apabila engkau menjalankan shalat tersebut dengan penuh keikhlasan maka keberuntungan akan menghinggapimu.. Engkau mendapatkan pahala yang besar, engkau mendapat ampunan dari dosa-dosa walaupun sebanyak buih dilautan. Sebagaimana hal ini ditegaskan dalam hadits Anas bin Malik.

Waktunya

Adapun waktunya adalah sebagaimana diterangkan oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Rahimahullah, “Dan waktunya sejak berlalunya waktu larangan hingga mendekati zawal (tergelincirnya matahari ke arah barat).” (Adabul Masyi)

Waktu larangan yang dimaksud ialah sejak terbitnya matahari hingga meninggi sekitar satu tombak (kurang lebih 15 menit setelah terbit).

Sebagian ulama’ berpendapat bahwa melakukan shalat dhuha ketika matahari telah terik lebih utama. Mereka berdalil dengan hadits Zaid bin Arqam Radhiallahu ‘anhu, “Shalatnya orang-orang yang kembali ialah jika telah terik matahari.” (HR. Muslim)

Jumlah Raka’atnya

Minimalnya dua raka’at dan yang afdhal adalah delapan raka’at….. bersambung insya Allah

 

http://kehidupanhati.wordpress.com/2012/08/09/sudahkah-hari-ini-anda-shalat-dhuha-bag1/

One thought on “Sudahkah Hari Ini Anda Shalat Dhuha ? (bag:1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s