Hukum Seorang yang Sholat Tapi Belum Berwudhu’ (Lajnah Daimah)


Pertanyaan: Apabila seseorang sholat sebagai Imam atau makmum dalam keadaan belum berwudhu’, ditengah-tengah sholat ia teringat (bahwasanya ia belum berwudhu’), apa hukum (shalat)nya? atau apa yang harus ia lakukan?

Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah lil Buhutsil ‘Ilmiyah wal Ifta’ menjawab: “Apabila seorang yang sedang sholat teringat baik posisinya sebagai imam atau makmum bahwa ia belum berwudhu’ maka sholatnya batal, sama saja ia sholat sendiri atau sebagai imam. Wajib atasnya untuk berwudhu’ kemudian (memperbaharui ) sholat.”

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

Ketua: Asy-Syaikh Abdul ‘Aziz bin Bazz

Wakil: Asy-Syaikh Abdurrazaq ‘Afifi

Anggota I : Asy-Syaikh Abdullah bin Ghudayyan

Anggota II : Asy-Syaikh Abdullah bin Qu’ud

Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah lil Buhutsil ‘Ilmiyyah wal Ifta’, jilid 6 fatwa no.6420 ]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s