Hukum Memotong Bacaan Al-Qur’an untuk Menjawab Salam (Lajnah Daimah)


Al-Lajnah Ad-Daimah lil Buhutsil Ilmiyyah wal Ifta’, komite fatwa Saudi Arabia ditanya, “Apakah boleh ketika seseorang sedang membaca Al-Qur’an, kemudian ada orang yang lewat mengucapkan salam. Apakah boleh berhenti sejenak dari bacaannya dan memotongnya untuk menjawab salam?

Al-Lajnah Ad-Daimah Menjawab, “Menjawab salam dari orang yang mengucapkan salam kepadanya, kemudian ia melanjutkan kembali bacaan Al-Qur’annya,  adalah termasuk menggabungkan antara dua keutamaan (keutamaan membaca Al-Qur’an dan keutamaan menjawab salam,pen)

 

Bertindak sebagai pemberi fatwa:

  • Ketua: Asy-Syaikh Abdul ‘Aziz bin Abdullah bin Bazz
  • Wakil: Asy-Syaikh Abdurrazaq ‘Afifi
  • Anggota: Asy-Syaikh Abdullah bin Ghudyan

 

Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah lil Buhutsil ‘Ilmiyyah wal Ifta’ (Jilid 4 no. 8501)

2 thoughts on “Hukum Memotong Bacaan Al-Qur’an untuk Menjawab Salam (Lajnah Daimah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s